kala larut malam ini

aku masih bersahaja dalam angguk-angguk

dimeja tulis menunggu tibanya waktu

melahirkan ilham cipta sebuah puisi

untuk ku persembahkan pada semua rakyat

cukup secawan kopi peneman jiwa

di waktu  bisu malam

menemaniku menggarap idea

untuk ku anyam kata-kata diksi

lalu dilunyaikan menjadi santapan setiap pembaca

sebetulnya  kopi adalah  menemani hamba yang setia

tanpa rasa bosan dan jemu

sampai ke dinihari

 

oui bin sal

Tanah Merah